Kembali
Peternakan

Tim KKN-PPM UGM Dorong Kemandirian Pakan Ternak melalui Sosialisasi dan Penanaman Rumput Gama Umami

Program ini memperkenalkan Rumput Gama Umami sebagai hijauan pakan ternak (HPT) berkualitas melalui penyuluhan, demonstrasi penanaman, dan pembagian stek kepada masyarakat di Desa Ponggok

Oleh Giyant Elsha Fadzilah
Workshop Penanaman Rumput Gama Umami
Workshop Penanaman Rumput Gama Umami
Pembagian Stek Rumput Gama Umami
Pembagian Stek Rumput Gama Umami
Dokumentasi Kegiatan
Dokumentasi Kegiatan

Ketersediaan hijauan pakan yang berkualitas menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung produktivitas ternak ruminansia. Namun, pada musim kemarau, peternak di Desa Ponggok kerap menghadapi keterbatasan hijauan yang berdampak pada pemenuhan kebutuhan nutrisi ternak. Sebagai upaya memperkenalkan alternatif hijauan yang produktif dan mudah dibudidayakan, Tim KKN-PPM Universitas Gadjah Mada Unit Desa Ponggok menyelenggarakan kegiatan Sosialisasi dan Workshop Budidaya Rumput Gama Umami di Rumah Ketua RT Dusun Sumber.

Kegiatan ini dilaksanakan di kediaman Ketua RT Dusun Sumber pada Kamis, 16 Juli 2026 dan diikuti oleh peternak, kelompok tani, dan masyarakat yang memiliki minat dalam pengembangan usaha peternakan terutama dalam sektor pakan hijauan. Melalui kegiatan tersebut, masyarakat dikenalkan pada Rumput Gama Umami sebagai salah satu hijauan pakan unggul yang memiliki produktivitas tinggi, palatabilitas baik, serta berpotensi menjadi sumber pakan berkelanjutan bagi ternak ruminansia.

Program ini diselenggarakan berdasarkan hasil observasi Tim KKN selama berada di lokasi pengabdian. Sebagian besar masyarakat menggantungkan pakan ternak pada hijauan yang tersedia di sekitar lahan maupun hasil mencari rumput setiap hari. Kondisi tersebut menyebabkan ketersediaan pakan sangat bergantung pada musim dan kondisi lingkungan. Oleh karena itu, diperlukan upaya untuk memperkenalkan jenis hijauan yang memiliki produktivitas tinggi, mudah dibudidayakan, tahan perubahan cuaca, dan mampu mendukung ketersediaan pakan dalam jangka panjang.

Kegiatan diawali dengan pembukaan oleh pembawa acara dilanjutkan dengan sambutan dari Kepala Dusun Sumber yang menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan program tersebut. Dalam sambutannya, beliau berharap inovasi yang dibawa oleh mahasiswa dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya para peternak. "Kami menyambut baik kegiatan ini karena memberikan pengetahuan baru yang dapat dimanfaatkan langsung oleh masyarakat. Semoga Rumput Gama Umami yang diperkenalkan hari ini dapat berkembang dengan baik dan menjadi salah satu solusi penyediaan pakan ternak di padukuhan ini," ujar Bintoro, Kepala Dusun Sumber.

Setelah sesi pembukaan, salah satu anggota Tim KKN-PPM UGM dari Program Studi Ilmu dan Industri Peternakan menyampaikan materi mengenai Rumput Gama Umami. Dalam penyampaiannya, peserta diperkenalkan dengan karakteristik rumput, keunggulannya dibandingkan beberapa hijauan pakan lain, teknik budidaya, hingga cara pemanenan yang tepat agar produktivitas tanaman tetap terjaga.

Pemateri juga menjelaskan bahwa keberhasilan budidaya hijauan pakan ternak tidak hanya dipengaruhi oleh kualitas bibit, tetapi juga oleh teknik penanaman dan pemeliharaan yang tepat. "Rumput Gama Umami memiliki potensi produksi yang tinggi apabila dibudidayakan dengan baik. Harapannya, masyarakat dapat memanfaatkan hijauan ini sebagai salah satu sumber pakan sehingga ketersediaan pakan ternak menjadi lebih terjamin,." jelas Giyant Elsha, sebagai pemateri. Untuk memberikan gambaran yang lebih nyata, kegiatan dilanjutkan dengan workshop penanaman stek Rumput Gama Umami. Pada sesi ini, Tim KKN mendemonstrasikan tahapan penanaman mulai dari pemilihan stek yang layak tanam, kedalaman tanam, hingga cara penyiraman awal setelah penanaman. Demonstrasi dilakukan secara langsung sehingga peserta dapat mengamati setiap tahapan dengan lebih jelas.

Selama kegiatan berlangsung, berbagai pertanyaan diajukan mengenai jarak tanam, kebutuhan penyiraman, waktu panen pertama, cara memperbanyak stek untuk penanaman berikutnya, hingga siapa penemu dari Rumput Gama Umami. Suasana diskusi berlangsung aktif dan menunjukkan tingginya antusiasme masyarakat terhadap teknologi hijauan pakan yang diperkenalkan. Sebagai bentuk dukungan terhadap keberlanjutan program, Tim KKN membagikan stek Rumput Gama Umami kepada peserta agar dapat langsung dibudidayakan di lahan masing masing. Selain itu, peserta juga menerima leaflet yang berisi informasi mengenai teknik budidaya, pemeliharaan, serta pemanfaatan Rumput Gama Umami sebagai hijauan pakan ternak.

Pada kegiatan yang dilangsungkan, sebanyak 50 stek Rumput Gama Umami dibagikan kepada 15 peserta. Menurut Tim KKN, pembagian stek menjadi bagian penting dari program karena memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk langsung menerapkan pengetahuan yang telah diperoleh selama penyuluhan. Melalui kegiatan ini, masyarakat memperoleh pengetahuan baru mengenai pentingnya penyediaan hijauan pakan yang berkualitas serta keterampilan dasar dalam membudidayakan Rumput Gama Umami. Program ini diharapkan dapat menjadi langkah awal dalam meningkatkan kemandirian peternak dalam menyediakan pakan ternak sekaligus mengoptimalkan pemanfaatan lahan yang tersedia di sekitar lingkungan mereka.

Tim KKN-PPM UGM berharap Rumput Gama Umami yang telah dibagikan kepada masyarakat dapat terus dibudidayakan dan dikembangkan sehingga manfaatnya tidak hanya dirasakan oleh peserta kegiatan, tetapi juga dapat menyebar kepada peternak lainnya. Dengan meningkatnya ketersediaan hijauan pakan yang berkualitas, diharapkan produktivitas ternak masyarakat dapat terus meningkat serta mendukung terwujudnya sistem peternakan yang lebih berkelanjutan.